Anak Mengorok, Prestasi pun Melorot

Waspadai jika si kecil selalu mengorok saat tidur, selain menyebabkan penurunan kadar oksigen dalam darah, mengorok saat tidur akan membuat anak sering merasa letih dan kesulitan belajar.

Suara dengkuran saat tidur sering dianggap sebagai tidur yang nyenyak. Padahal mendengkur bisa mengganggu tidur anak, yaitu jika terjadi sleep apnea atau tersumbatnya jalan napas sesaat dalam tidur. Menurut Jodi Mindell, direktur Sleep Center Children’s Hospital Philadelphia, AS, mendengkur terjadi karena waktu tidur otot-otot lidah bagian belakang menutup saluran pernapasan. Kondisi ini selain menyebabkan tidur mendengkur, juga bisa mengakibatkan anak berhenti bernapas untuk beberapa detik. Akibatnya terjadi penurunan kadar oksigen dalam darah.

Tidak ada data yang pasti mengenai jumlah anak yang mengalami gangguan tidur, tetapi berdasarkan data National Sleep Foundation, AS, tahun 2004, hampir 20-25 persen anak memiliki gangguan tidur. Selain sulit tidur, gangguan yang dialami anak diantaranya berjalan waktu tidur, gangguan pernapasan saat malam, mendengkur (sleep apnea), hingga sering terbangun saat malam.

Meski…..

Download .htm

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: